Obat Thalasemia

Jeli Gamat Luxor – Obat Thalassemia
Membantu Pengobatan Thalassemia

Jual Obat Thalasemia 100 % Herbal Alami, Tanpa Efek Samping dan Bahan Perwarna. Dapat Dikonsumsi Segala Usia.

Penjelasan Tentang Thalassemia dan Cara Pengobatan

Thalasemia merupakan kelainan genetik yang disebabkan oleh rendahnya kemampuan pembentukan hemoglobin karena terjadi gangguan pada salah satu rantai globin. Sintesis itu terhalang pada transkripsi mRNA ketika menerjemahkan globin. Hal ini menyebabkan kemampuan eritrosit dalam mengangkut oksigen sangat rendah (anemia).

Thalassemia dapat dibedakan menjadi thalassemia mayor dan thalessimia minor. Kelainan thalasemia mayor (ThTh) cukup berat dan dapat menyebabkan kematian. Thalassemia di Indonesia telah dilaporkan sebagai golongan thalassemia yang dapat menyebabkan kematian.

Thalassemia diduga menjadi penyakit keturunan yang ditandai dengan gangguan dan ketidakmampuan memproduksi ertirosit dan hemoglobin. Thalassemia terjadi karena adanya kelainan pada satu gen atau lebih yang membentuk rantai polipeptida alfa dan beta.

Gambar 1: Penurunan penyakit thalassemia yang diturunkan ke anak lewat gen orang tua penderita thalassemia

Gambar 2 : Akibat penyakit thalassemia beberapa penderita ada yang mengalami bentuk tubuh atau cacat fisik permanen

Gejala pada penderita thalassemia setiap penderitanya berbeda-beda. Gejala penyakitnya dapat berupa anemia, pembesaran limpa dan hati atau pembentukan tulang muka yang abnormal sehingga terjadi gangguan pertumbuhan.

Mereka yang terkena thalassemia biasanya dianjurkan mengkonusmsi suplemen folat dan menghindari pemberian obat-obatan yang mengandung zat besi dan pengoksidasi seperti golongan sulfonamid. Penderita thalassemia ini memerlukan tranfusi darah selama hidupnya atau ketika penderita sedang mengalai stress. Thalassemia juga dapat menghinggapi wanita dalam masa kehamilan. Jika wanita hamil mengalami penyakit ini maka selama kehamilannya memerlukan tranfusi darah.

Beberapa penderita thalassemia dalam kategori berat, umumnya melakukan operasi limpa atau operasi sum-sum tulang belakang. Tentunya hal demikian memerlukan perawatan dan biaya yang cukup besar dan menguras tenaga. Namun hasil yang dicapai belum tentu memenuhi harapan pasca operasi tersebut.

Cara Mengobati Thalassemia

Penyakit thalassemia yang dikenal di masyarakat adalah bagian dari penyakit anemia yang memerlukan tranfusi darah yang dapat berlangsung sepanjang hidupnya atau melakukan operasi pembedahan sumsum tulang belakang. Thalassemia umumnya akan menurun pada anak jika salah satu gen orang tua atau kedua orang tua memiliki riwayat thalassemia.

Salah satu pencegahan yang paling baik adalah dengan tidak menikah dengan seseorang yang memiliki keturunan riwayat penyakit demikian.

Kini pengobatan dan pencegahan thalassemia dapat diatasi dengan obat herbal alami Jeli Gamat Luxor. Produk herbal terbaik untuk mengobati thalassemia tanpa operasi atau tranfusi darah.

Jeli Gamat Luxor merupakan solusi terbaik dalam mengobati thalassemia yang diperoleh dari Gamat yang merupakan hewan yang hidup di dasar laut, biasa dikenal sebagai Teripang , Sea cucumber atau hoi som. Terdapat kurang lebih 1000 species gamat, namun yang dapat dijadikan bahan makanan tidak lebih dari 40 species saja. Satu diantara Gamat yang dapat kita konsumsi dan memiliki nilai pengobatan tradisonal yang istimewa adalah gamat species Stichopus hermanii (gamat emas).

Gamat emas mengandung banyak zat gizi seperti protein, mineral, omega 3 dan Bio Active Element. Dalam sejarah tradisional China Gamat telah digunakan sejak lebih dari 1000 tahun yang lalu untuk membantu mengatasi keluhan seperti menyembuhkan luka, meredakan rasa sakit di persendian, memperlancar sirkulasi darah dan secara umum dikonsumsi sebagai hidangan spesial untuk menjaga kesehatan karena dinilai sebagai ginseng laut.

Jeli gamat Luxor dapat dikonsumsi oleh semua golongan usia dewasa maupun anak-anak. Dengan dosis yang sesuai jely gamat dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, dan memelihara kesehatan.

Kandungan dalam tiap ml Jelly Gamat Luxor :

– Protein 86,8 %
– 80% kolagen
– Mucopolysacarida
– Condroitin Sulfat dan Glukosamin
– Omega 3
– Mineral
– Bio Active Element

Kandungan zat gizi di dalamnya yang mengandung kolagen alami, chondroitin sulfat, glukosamin, mineral, omega 3 dan CGF (cell growth factor) akan bekerja secara sinergis dan bertahap, meregenerasi sel, meringankan keluhan, dan pada akhirnya memperbaiki kondisi kesehatan seseorang.

Dengan mengkonsumsi Jelly Gamat Luxor sesuai dosis dan aturan pakai secara otomatis akan membantu mengobati penyakit thalassemia.

Aturan Minum Jeli Gamat Luxor Obat Thalassemia :

– Ambil satu sendok makan (10ml) setiap kali. Boleh ditambah dengan jus buah-buahan, air dingin atau air hangat.

Testimoni Pengguna Jelly Gamat Untuk Mengobati Thalassemia

Pengobatan Penyakit Thalasemia – Salwa Wijaya (3 tahun) tak seperti bocah seusianya yang tengah lucu-lucunya. Tubuh sulung 2 bersaudara itu kurus kering. Suhu tinggi kerap menghampirinya. Pertumbuhannya juga lambat. Ia baru dapat berjalan ketika usianya 2,5 tahun. Pada tahap itu Siti Maryati tak curiga bahwa anaknya mengidap thalasemia. Ia hanya menduga, anaknya kurus kering lantaran enggan makan.

Ketika benjolan seukuran buah kedondong muncul di pinggang kiri perempuan itu, Siti bergegas ke dokter. Hasil diagnosis dokter, Salwa kelelahan. Siti tak puas hati atas diagnosis itu sehingga mendatangi dokter kedua. Ahli medis itu menyarankan agar Salwa menjalani tes darah. Ketika itu kulit Salwa pucat, perut membuncit, dan urine lebih gelap. Misteri itu terpecahkan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Bocah kelahiran 5 Februari 1997 itu positif thalasemia.

Benjolan di pinggang itu ternyata limpa yang membengkak. Organ itu membesar lantaran tak dapat menjalankan fungsinya membersihkan darah. Saai itu, Dokter mengatakan belum ada penawar alias Obat Penyakit Thalasemia. ‘Hanya transfusi darah penyambung hidupnya,’ kata Tarkiman mengulangi pernyataan dokter. Dua minggu sekali, Salwa harus menjalani transfusi sebanyak 2-3 kantong darah. Setelah transfusi, hemoglobin hanya meningkat 1 angka, menjadi 7. Itu sebabnya tubuh Salwa masih tetap lemah. ‘Saya hampir tak pernah mengikuti pelajaran olahraga,’ kata Salwa yang kini berusia 10 tahun.

Titik terang kesembuhan datang pada Mei 2007. Saat itu seorang perawat di RSU Cianjur menganjurkan untuk mengkonsumsi Obat Penyakit Thalasemia jelly gamat luxor sebagai pengobatan penyakit thalasemia dari ekstrak teripang yang mampu membantu mengatasi penderitaan anaknya. Tarkiman pun mencoba Obat Penyakit Thalasemia jelly gamat luxor sebagai pengobatan penyakit thalasemia untuk anaknya. Cairan kental itu dikonsumsi Salwa 2 kali satu sendok makan sehari. Pekan pertama, Salwa tak lagi demam. Tiga pekan kemudian, hasil laboratorium menunjukkan kadar hemoglobin Salwa melonjak ke angka 10. Artinya, kesehatan Salwa berangsur normal setelah mengkonsumsi Obat Penyakit Thalasemia jelly gamat luxor sebagai pengobatan penyakit thalasemia .

Setelah 3 bulan mengkonsumsi Obat Penyakit Thalasemia jelly gamat luxor sebagai pengobatan penyakit thalasemia, frekuensi transfusi darah berkurang dari 2 kali per bulan masing-masing 2-3 kantong menjadi 1 kali sebulan hanya 1 kantong. Walau begitu, kadar hemoglobin tetap stabil di atas angka 10. Bobot tubuh meningkat menjadi 28 kg, sebelumnya 20 kg. Pun, limfa Salwa, kini tak pernah membengkak. Perubahan itu menggembirakan keluarga Tarkiman.

Salwa Wijaya tidak sendirian. Di Indonesia masih banyak pengidap thalasemia lain seperti hasil riset Departemen Kesehatan yang menyatakan bahwa 6-10% dari penduduk Indonesia membawa gen penyakit thalasemia. Mengkonsumsi ekstrak teripang yang terdapat dalam jelly gamat luxor sebagai pengobatan penyakit thalasemia merupakan salah satu cara mengatasi penyakit mematikan yang dikenal dalam dunia medis sebagai penyakit yang belum ada obatnya.

Begitulah Kisah Dari Salwa Wijaya Yang Sembuh Berkat Jelly Gamat Luxor Sebagai Pengobatan Penyakit Thalasemia Dan Betapa Ampuhnya Obat Penyakit Thalasemia Ini Jadi Jangan Pernah Ragu Lagi Untuk Memesan Obat Penyakit Thalasemia Dari Jelly Gamat Luxor Sebagai Pengobatan Penyakit Thalasemia Terbaik Di Jamin Penyakit Thalasemia Anda Pasti Sembuh.

Cara Pemesanan Jeli Gamat Luxor – Obat Thalassemia
Membantu Pengobatan Thalassemia

Harga Jeli Gamat Luxor Obat Thalasemia 1 botol Isi 350 ml = Rp. 235.000,-/ botol

Cara Pemesanan : SMS ke 0852-1617-3280, tuliskan : Pesan Jeli Gamat Luxor Obat Thalasemia, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap (untuk menentukan ongkos kirim)

Contoh SMS :
Pesan Jeli Gamat Luxor Obat Thalasemia, 3botol, Choirunnisa, Jl. Kembang sepatu rt 010/05 No. 25 Kramat Pulo Kec. Senen Jakarta Pusat 10450

Dan Kami akan membalas sms Anda untuk Data transfer dan konfirmasi Pengiriman Paket Obat Thalasemia ke Anda.

Untuk waktu malam hari, Anda tetap bisa sms order Anda dan pada pagi hari kami akan membalas sms Anda.

Jual Obat Thalasemia

Posted in Obat Thalasemia | Tagged , , , , , , , | Comments Off

Pengobatan Penyakit Thalasemia

Pengobatan Penyakit Thalasemia – Penyakit yang disebabkan karena adanya suatu gangguan dan ketidakamampuan dalam menghasilkan eritrosit dan juga hemoglobin adalah penyakit thalasemia. Penyakit thalasemia ini terbagi menjadi dua yakni thalasemia minor dan thalasemia mayor. Biasanya gejala dari penyakit thalasemia ini adalah bervariasi, ditandai dengan penyakit anemia, membesarnya limpa dan juga hari, atau juga mengalami masalah pembentukan suatu tulang muka yang sifatnya abnormal sehingga bisa menyebabkan suatu gangguan dari pertumbuhan.

Pengobatan Penyakit Thalasemia

Pengobatan Penyakit Thalasemia

Penyakit Thalasemia

Belum adanya suatu obat yang bisa membantu mengatasi masalah dalam menyembuhkan penyakit thalasemia ini dengan tuntas. Pengobatan penyakit thalasemia yang paling optimal adalah transfuse darah seumur hidupnya. Pada mereka yang sering melakukan transfuse darah, maka akan semakin mengalami  penumpukan pada zat besi yang terjadi di organ hati, jantung, paru-paru, otak, dan juga kulit yang bisa mengganggu dari fungsi organ-organ tersebut.

Pengobatan penyakit thalasemia bisa dilakukan dengan cara mencegah terjadinya dua orang yang menderita penyakit thalasemia melakukan pernikahan. Pencegahan kedua dilakukan dengan cara memeriksa janin yang sedang dikanduung oleh pasangan yang membawa sifat dan menghentikan terjadinya kehamilan dari janin jika Anda dinyatakan sebagai penderita penyakit thalasemia.

Biasanya pengobatan penyakit thalasemia dilakukan dengan transfuse darah yang harus dilakukan secara teratur kemudian ditambahkan dengan suplemen asam folat. Penderita yang biasanya mengalami masalah thalasemia ini, haruslah menghindari dari tambahan terjadinya zat besi di dalam tubuh dan juga tambahan dari obat-obatan yang sifatnya oksidatif misalnya adalah sulfonamide, karena zat besi yang biasanya berlebihan akan menyebabkan suatu keracunan. Beberapa kasus penanganan, untuk mengatasi masalah penyakit thalasemia ini dilakukan dengan cara operasi cangkok atau transplantasi sumsum tulang.

Diagnosis Penyakit Thalasemia

Diagnosis dari penyakit thalasemia ini cenderung lebih susah untuk dilakukan. Jika dengan menghtung dari jenis darah komplitnya maka akan terlihat terdapat suatu anemia dan juga kerendahan dari MCV. Elektroforesa bisa juga membantu, namun hal ini tidak bisa dibilang pasti.

Dari semua jenis penyakit thalasemia, biasanya mereka akan menunjukkan gejala yang mirip, namun berat dari penyakitnya biasanya berbeda dan bervariasi. Pada sebagian besar mereka yang menderita penyakit thalasemia akan mengalami penyakit anemia dengan kasus yang ringan. Untuk kasus yang lebih berat, misalnya untuk jenis beta thalasemia mayor, maka bisa saja mengalami penyakit kuning atau jaundice, luka terbuka dibagian kulit atau mengalami borok atau ulkus, batu empedu dan juga terjadinya pembesaran pada limpa. Sumsum tulang yang terjadi juga biasanya terlalu aktif yang pada akhirnya akan menyebabkan terjadinya suatu penebalan yang bisa menyebabkan terjadinya pembesaran pada tulang, yang paling utama adalah pada bagian tulang kepala dan juga pada bagian tulang wajah. Tulang-tulang yang panjang biasanya akan lemah dan akan lebih mudah patah. Anak-anak yang mengalami penyakit thalasemia biasanya akan tumbuh dengan lebih lambat dalam mencapai masa pubertas dibandingkan dengan anak-anak yang normal lainnya.

Karena penyerapan dari zat besi mengalami peningkatan d,an juga sering menjalani masa transfusi, maka kelebihan dari zat besi kemudian bisa terkumpul dan akan mengendap ke dalam otot jantung yang bisa menyebabkan terjadinya masalah gagal jantung. Oleh sebab itulah, untuk memastikan bahwa seseorang mengalami penyakit thalasemia atau juga tidak, maka hal yang dilakukan adalah dengan melakukan pemeriksaan darah. Gejala thalasemia yang bisa dilihat kebanyakan pada anak yang berusia 3 bulan-18 bulan. Jika tidak dirawat dengan baik maka anak-anak pada mereka yang menderita masalah thalasmeia mayor ini biasanya hanya akan bertahan hidup selama 8 tahun saja. Obat thalasemia yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan perawatan transfusi darah seumur hidup, jika mereka tidak diberikan transfusi darah maka mereka akan merasakan lemas dan kemudian lama kelamaan akan meninggal.

Penyakit thalasemia biasanya lebih sulit ditegakkan diagnosisnya dibandingkan dengan penyakit hemoglobin yang lainnya yang sering terjadi. Penghitungan dari jenis darah secara komplit biasanya akan menunjukkan adanya penyakit anemia serta adanya tingkat kerendahan dari MCV atau mean curpuscular volume. Selain itu, elektroforesa yang bisa membantu, namun sifatnya masih belum pasti yang paling utama adalah untuk kasus alfa-thalasemia. Karena itulah, diagnosis yang bisa ditegakkan biasanya dilakukan berdasarkan dari pola herediter dan juga lewat pemeriksaan pada hemoglobin yang dilakukan secara khusus.

Obat Thalasemia

Obat thalasemia yang diberikan adalah dengan pemberian tambahan asam folat. Penderita yang menjalani transfusi darah, maka mereka biasanya akan menghindari tambahan dari asupan zat besi serta obat-obatan yang sifatnya adalah oksidatif atau juga sulfonamid karena zat besi yang diasup secara berlebihan akan menyebabkan terjadinya keracunan. Obat thalasemia yang diberikan adalah untuk kasus yang berat, maka hal yang harus dilakukan adalah dengan pencangkokan sumsum tulang. Terapi genetik yang hingga saat ini masih dalam  tahap penelitian lebih lanjut lagi.

Pencegahan yang dilakukan adalah pada keluarga melakukan penyuluhan pada genetik untuk bisa membantu menentukan suatu resio dari mempunyai anak yang menderita penyakit thalasemia. Pengidap dari penyakit thalasemia yang bisa mendapatkan obat thalasemia secara baik dan bisa menjalankan kehidupan mereka seperti orang yang normal pada masyarakat. Dan juga sementara itu zat besi yang mengalami penumpukan di dalam tubuh akan bisa dikeluarkan lewat pemberian obat dan dikeluarkan lewat urin.

Pengobatan Penyakit Thalasemia

Cara Pemesanan Jeli Gamat Luxor – Obat Thalassemia
Membantu Pengobatan Thalassemia

Harga Jeli Gamat Luxor Obat Thalasemia 1 botol Isi 350 ml = Rp. 235.000,-/ botol

Cara Pemesanan : SMS ke 0852-1617-3280, tuliskan : Pesan Jeli Gamat Luxor Obat Thalasemia, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap (untuk menentukan ongkos kirim)

Posted in Obat Thalasemia | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Jenis Penyakit Thalasemia

Jenis Penyakit ThalasemiaThalasemia merupakan kelainan genetik yang disebabkan oleh rendahnya kemamapuan pembentukan hemoglobin karena terjadi gangguan pada salah satu goblin. Sintesis itu terhalang pada transkripsi mRNA ketika menerjemahkan globin. Hak ini menyebabkan eritrosit dalam mengangkut oksigen sangat rendah (anemia). Jenis penyakit thalasemia ada dua yaitu penyakit thalasemia minor dan thalasemia mayor.

Jenis Penyakit Thalasemia

Jenis Penyakit Thalasemia

Penyakit Thalasemia

Thalasemia adalah penyakit bawaan dimana sistem tumbuh penderitanya tidak mampu memproduksi hemoglobin yang normal. Hemoglobin abnormal yang dihasilkannya mempunyai masa hidup yang pendek dan cepat sekali di urai oleh tubuh sehingga menyebabkan anemia. Tes darah khusus dapat mendeteksi apakah anak Anda menderita salah satu jenis thalasemia, Thalasemia alfa (jenis thalasemia yang lebih berat) atau thalasemia beta (pengobatannya membutuhkan transfusi darah secara teratur). Jenis penyakit thalasemia harus diketahui dengan pasti.

Jenis penyakit thalasemia minor, jika salah satu atau kedua orangtua mungkin merupakan pembawa (carrier) penyakit thalasemia, yang akan menyebabkan anak Anda mewarisi gen-gen yang menyebabkan thalasemia tapi tidak membawa pengaruh besar pada darahnya. Hanya anak-anak yang menderita jenis penyakit thalasemia mayor yang menghadapi masalah besar.

Jenis penyakit thalasemia minor jika pasangan Anda pembawa penyakit ini, tingkat kemungkinan gen anak Anda membawa thalasemia adalah 50%. Namun, jika kedua orangtua sama-sama pembawa, peluang anak Anda tidak akan menderita thalasmeia mayor adalah satu banding empat. Thalasemia pada janin dapat didiagnosis melalui res diagnostik khusus. Tes ini akan dilakukan bila orangtua mengkhawatirkan kondisi anaknya. Ada orangtua yang memilih untuk menggugurkan kandungannya ketimbang anaknya harus mengalami kesulitan yang berkaitan dengan thalasemia mayor.

Mungkin pada kebanyakan orang masih ada yang belum paham mengenai penyakit thalasemia. Thalasemia merupakan salah satu jenis penyakit keturunan  atau bawaan yang terjadi akibat dari suatu kerusakan dibagian susunan DNA yang bisa menyebabkan terjadinya suatu kelainan dalam membentuk hemoglobin yang bisa membuat produksi dari hemoglobin lama kelamaan akan semakin berkurang. Thalasemia biasanya akan diturunkan oleh gen yang disebut dengan gen globin alfa dan juga gen globin beta. Gen globin beta yang ada di kromosom 11 dan juga berpasangan. Fungsi dari gen adalah untuk mengatur dari terbentuknya suatu komponen pada penyusunan hemoglobin dalam darah. Jika yang terjadi adalah suatu kelainan dibagian salah satun gen globin maka biasanya orang tadi dianggap sebagai pembawa atau karier thalasemia beta. Dan jika memang kelainan yang terjadi pada gen globin alfa, maka biasanya akan menyebabkakn seseorang terserang penyakit thalasemia alfa. Dan selain itu juga ada beberapa jenis penyakit thalasemia yang terjadi.

Gejala Thalasemia

Gejala yang ditemukan pada penyakit thalasemia adalah dokter akan menemukan adanya suatu penyakit anemia. Maka mereka akan melakukan pemeriksaan untuk membantu mencari penyebab anemia tersebut terjadi. Pemeriksaan yang dilakukan adalah dengan pemeriksaan darah secara rutin, pemeriksaan yang dilakukan dengan lebih speesifik, misalnya adalah dengan kadar feritin, sampai pemeriksaan pada sumsum tulang. Jika memang ditemukan suatu kecurigaan dari diagnosis ke arah tahalsemia, maka biasanya hal yang akan dilakukan selanjutnya adalah analisis pada genetika, dimulai dengan cara elektroforesis hemoglobin. Dan riwayat dari keluarga yang menjadi salah satu informasi sangat penting dalam hal menegakkan diagnosis pada penyakti thalasemia.

Terapi obat thalasemia yang biasanya diberikan tergantung dari tingkat penyakitnya. Pada kasus penyakit thalasemia yang ringan atau karier thalasemia, maka tidak membutuhkan terapi obat thalasmeia. Namun untuk kasus penyakit thalasemia yang berat maka membutuhkan suatu transfusi darah, bahkan juga membutuhkan obat thalasemia yang membutuhkan transfusi yang dilakukan dengan berkala. Rerkadang pada kondisi atau keadaan yang amat berat yang bisa menimbulkan terjadinya pembesaran pada limpa biasanya tidak berkompensasi lagi oleh tubuh, dan membutuhkan terapi obat thalasemia dalam bentuk terapi bedah, dan kemudian limpa akan dibuang.

Obat thalasemia yang baik yang harus dilakukan juga adalah pengaturan diet yang harus dilakukan dengan baik dan juga seimbang yang secara tidak langsung bisa membantu pasien. Sebaiknya jangan lupa bahwa pasien juga harus mendapatkan dukungan dalam hal aspek kejiwaan atau juga aspek sosial, dan paling utama adalah pasien membutuhkan terapi yang dilakukan dnegan rutin dan juga dilakukan dengan berkala. Dukungan dari keluarga, pasangan, atau juga dari calon pasangan merupakan salah satu hal yang sangat penting.

Pencegahan yang dilakukan pada kasus penyakit thalasemia biasanya adalah dnegan menganjurkan mereka yang tergolong ke dalam thalasemia trait untuk menikah dengan mereka yang tidak mengalami masalah penyakit thalasemia atau berdarah normal, karena anak-anak yang akan lahir dari pasangan ini biasanya tidak akan terserang dan mengalami thalasemia mayor, walaupun masih kemungkinan terjadi resiko akan terjadi penyakit thalasemia trait. Pada pasangan suami istri yang masuk ke dalam golongan thalasemia trait untuk bisa mencegah terjadinya suatu kemungkinan melahirkan anak dengan kasus thalasmeia mayor, dengan melakukan sistem perencanaan yang bisa dibantu dari dokter ahli genetika.

Jika pada penderita penyakit thalasemia tidak ditangani dengan baik, maka masa bertahan mereka biasanya hanya akan terjadi selama 8 tahun.

Jenis Penyakit Thalasemia

Cara Pemesanan Jeli Gamat Luxor – Obat Thalassemia
Membantu Pengobatan Thalassemia

Harga Jeli Gamat Luxor Obat Thalasemia 1 botol Isi 350 ml = Rp. 235.000,-/ botol

Cara Pemesanan : SMS ke 0852-1617-3280, tuliskan : Pesan Jeli Gamat Luxor Obat Thalasemia, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap (untuk menentukan ongkos kirim)

Posted in Obat Thalasemia | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Thalasemia

Penyakit Thalasemia  – Penyakit Thalasemia atau kekurangan hemoglobin pada sel darah merah adalah sekelompok penyakit yang terjadi akibat adanya ketidakseimbangan dalam perbuatan salah satu dari rantai asam amino yang membentuk hemoglobin. Talasemia digolongkan berdasarkan rantai asam amino yang terkena. Ada dua jenis yang utama yaitu alfa Penyakit Thalasemia yang melibatkan rantai alfa, dan beta talasemia yang melibatkan rantai beta. Talasemia juga digolongkan berdasarkan apakah seseorang memiliki satu gen cacat (talasemia minor), dua gen cacat (talasemia mayor). 

Penyakit Thalasemia

Penyakit Thalasemia

Penyakit Thalasemia

Semua Penyakit Thalasemia memiliki gejala yang hampir serupa, tetapi beratnya bervariasi. Sebagian besar penderita talasemia mengalami anemia ringan. Pada bentuk yang lebih berat misalnya beta talasemia mayor, bisa terjadi penyakit kuning, luka terbuka dikulit, batu empedu, dan pembesaran limpa. Sumsum tulang yang terlalu aktif bisa menyebabkan penebalan dan pembesaran tulang, terutama tulang kepala dan wajah. Tulang-tulang panjang menjadi lemah dan mudah patah.

Karena penyerapan zat besi meningkat dan seringnya menjalani transfusi darah maka kelebihan zat besi bisa terkumpul mengendap dalam otot jantung, Yang pada akhirnya bisa menyebabkan gagal jantung. Anak-anak yang menderita talasemia akan tumbuh lebih lambat dan mencapai masa pubertas yang juga lebih lambat dibandingkan dengan anak yang normal.

Penyebab Thalasemia

Penyakit thalasemia merupakan akibat keturunan atau bawaan. Sekitar enam dari sepuluh pada setiap 100 orang indonesia biasanya mereka akan beresiko membawa gen dari penyakit ini. Penyakit thalasemia biasanya diturunkan dari orang tua sebagai pembawa kepada anaknya. Dan jika kedua orang tua tidak menderita penyakit thalasemia trait atau bawaan, maka kemungkinan tidak akan menularkan atau menurunkan thalasemia trait atau juga mayor kepada anak-anak mereka. Jadi semua anak pastinya akan mempunyai darah yang normal. Dan jika salah seorang dari orang tua yang menderita masalah penyakit thalasemia trait sedangkan yang lainnya tidak menderita maka satu dibanding dua sekitar 50% dan kemungkinan resiko yang terjadi pada anak-anaknya biasanya hanya akan menderita penyakit thalasemia trait, namun tidak seorang pun dari anak-anak mereka yang mengalami penyakit thalasemia mayor.

Dan jika kedua orang tua mereka menderita penyakit thalasemia trait, maka anak-anak mereka kemungkinan besar mengalami penyakit thalasemia trait atau juga kemungkinan mempunyai darah normal dan kemungkinan menderita penyakit thalasemia mayor.

Beberapa jenis penyakit thalasemia adalah :

  1. Thalasemia alfa mayor
    Penyakit thalasemia mayor ini biasanya terjadi jika seseorang yang tidak mempunyai gen untuk bisa memproduksi protein yang ada pada globin. Dan penyakit thalasemia jenis ini merupakan salah satu penyakit yang beresiko besar pada janin karena calon anak mereka akan menderita masalah penyakit anemia dengan kasus yang parah dan akan menyebabkan terjadinya penimbunan pada cairan tubuh yang pada akhirnya bisa menimbulkan kematian.
  2. Thalasemia alfa minor
    Penyakit thalasemia alfa minor ini terjadi jika kedua gen dari alfa globin biasanya mengalami suatu kelainan. Dan untuk beberapa kasus, penyakit thalasemia jenis ini biasanya tidak akan menunjukkan gejala yang lebih berarti lagi untuk kesehatan mereka, namun jika seseorang yang menderita penyakit dengan kasus atau riwayat penyakit anemia maka bisa berpotensi atau beresiko besar menurunkan kepada anaknya.
  3. Penyakit thalasemia beta mayor
    Pada jenis penyakit ini merupakan salah satu jenis penyakit thalasemia yang berbahay apalagi untuk bayi, karena biasanya bayi yang lahir nanti akan menderita cacat lahir dan akan menderita sakit pada awal-awal tahun kelahiran mereka.
  4. Penyakit thalasemia beta minor
    Penyakit thalasemia jenis ini merupakan jenis yang kurang berbahaya dibandingkan dengan yang lain dan biasanya juga tidak menimbulkan suatu gejala. Dan hanya saja bisa menyebabkan terjadinya penyebab anemia yang ringan dan juga bentuk dari sel darah merah yang sifatnya tidak normal.

Diagnosis Penyakit Thalasemia

Deteksi dini yang dilakukan pada penyakit thalasemia adalah salah satu hal yang sangat dianjurkan oleh ahli karena terjadinya suatu pertambahan dalam hal jumlah penderita yang cukup pesat, dan juga suatu hasil penanganan yang juga akan lebih baik lagi dibandingkan juga dengan melakukan screening disaat sedang perjalanan penyakit pada kasus yang lebih lanjut. Sasaran dalam melakukan suatu pendeteksian secara dini adalah untuk pasangan yang akan menuju ke jenjang pernikahan. Dan ibu hamil sebagai salah satu syarat pemeriksaan dalam hal prenatal, anak-anak yang juga dicurigai menderita penyakit gejala thalasemia. Pemeriksaan laboratorium yang dilakukan tadi meliputi pada pemeriksaan darah secara lengkap yakni adalah Hb, Leukosit, Eritrosit, trombosit, Hematokrit, Diffcount, LED, MCV, MCH, MCHC.

Perawatan yang dilakukan pada penyakit thalasemia biasanya adalah dengan obat thalasemia pemberian obat thalasemia transfusi darah yang lama kelama akan memperpanjang harapan hidup seseorang. Dan selain itu, membutuhkan suatu penggunaan obat thalasemia dalam membatu mengatasi masalah terjadinya penumpukan dalam zat besi. Obat thalasemia yang diberikan adalah obat desferal yang biasanya diberikan lewat suntikan, bahkan saat ini juga sudah ada suatu pemberian obat thalasmemia obat oral yang diberikan pada penderita yang usianya diatas 2 tahun.

Penyakit Thalasemia

Cara Pemesanan Jeli Gamat Luxor – Obat Thalassemia
Membantu Pengobatan Thalassemia

Harga Jeli Gamat Luxor Obat Thalasemia 1 botol Isi 350 ml = Rp. 235.000,-/ botol

Cara Pemesanan : SMS ke 0852-1617-3280, tuliskan : Pesan Jeli Gamat Luxor Obat Thalasemia, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap (untuk menentukan ongkos kirim)

Posted in Obat Thalasemia | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Faktor Penyebab Thalasemia

Faktor Penyebab Thalasemia – Penyakit thalasemia terjadi akibat dari ketidakmampuan sumsum tulang dalam membentuk protein yang dibutuhkan dalam memproduksi hemoglobin (sel darah merah). Hemoglobin dalam kehidupan manusia berfungsi sebagai media tubuh yang bertugas membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh bagian tubuh sebagai salah satu energi tubuh manusia. Hemoglobin merupakan bagian dari protein yang diperkaya dengan zat besi. Jika tubuh kekurangan hemoglobin, maka fungsi organ-organ tubuh tidak akan terpenuhi dengan baik akibatnya fungsi tubuh pun terganggu dan tidak mampu melakukan aktivitas seperti biasa dengan optimal.

Faktor Penyebab Thalasemia

Faktor Penyebab Thalasemia

Penyebab Thalasemia

Faktor Penyebab Thalasemia datang disebabkan oleh penyakit keturunan dari gen orang tua yang memiliki latar belakang penyakit thalasemia yang kemudian menurun pada anak sehingga anak memiliki risiko tinggi menderita thalasemia trait atau thalasemia bawaan, thalasemia bawaan risiko lebih tinggi dibanding dengan orang tua, sehingga pengobatan dan proses penyembuuhannya pun dikatakan cukup sulit.

Penderita thalasemia ini pun harus mendapat pasokan sel darah sehat setiap bulan atau disesuaikan dengan kebutuhan dan jenis dari thalasemia yang diderita. Tentunya penyakit thalasemia membutuhkan perawatan serta pengobatan yang menelan biaya yang cukup mahal, ditambah sulitnya mendapatkan donor darah yang sesuai dengan darah si penderita.

Penyakit thalasemia muncul dilatar belakangi oleh beberapa Faktor Penyebab Thalasemia umum yang diketahui berdasarkan beberapa kasus thalasemia yang terjadi, adalah :

1. Faktor genetika atau keturunan

Hampir 80 % penyakit thalasemia muncul dari gen orang tua yang memiliki riwayat penyakit demikian, entah dari kedua orang tua atau salah satu dari orang tua yang memiliki penyakit demikian, kemudian diwariskan kepada anak dengan risiko yang lebih tinggi.

2. Faktor Penyebab Thalasemia Kecacatan dari kandungan

Penderita thalasemia umumnya banyak ditemukan pada usai balita atau anak-anak dengan rentang usia hingga 12-18 tahun. Thalasemia juga dapt diturunkan kepada janin dari dalam kandungan oleh ibu yang memiliki penyakit demikian. Kemudian ketika lahir anak sudah menderita thalasemia dan untuk bertahan hidup, anak harus mendapatkan transfusi darah mulai dari dalam kandungan hingga bayi terlahir. Dengan kata lain sejak lahir dan sepanjang hidup anak harus mendapatkan transfusi darah.

Penyakit thalasemia terbagi menjadi 2 jenis :

  1. Penyakit thalasemia minor yang biasanya disebut sebagai penyakit thalasemia trait, dan pembawa sifat, atau juga carier. Penderita penyakit thalasemia minor dan juga mengalami suatu penurunan jumlah dari kadar hemoglobin yang sifatnya ringan. Penyakit thalasemia minor yang bisa hidup secara normal misalnya adalah seperti orang sehat dan juga tidak membutuhkan suatu perawatan dan pengobatan secara khusus. Walaupun penyakit thalasemia minor bisa hidup dalam keadaan normal, namun mereka bisa membawa sifat dari thalasemia dan bisa menurunkan sifat tadi kepada anak-anak mereka. Dan seringkali pada penderita penyakit thalasemia minor yang tidak tahu bahwa mereka menderita penyakit thalasemia karena biasanya tidak merasakan keluhan atau gejala apa saja. Pada penderita penyakit thalasemia minor yang bisa dikeyatahui dengan lewat pemeriksaan darah. Dan sel darah merah yang ada pada penyakit thalasemia yang lebih pucat dan juga bentuk mereka lebih kecil. Untuk membantu memastikan apakah seseorang yang menderita penyakit thalasemia perlu melakukan suatu pemeriksaan yang lebih canggih lagi misalnya seperti pemeriksaan analisa kadar hemoglobin dan juga suatu pemeriksaan genetik.
    Dan jika anak Anda mengalami penyakit thalasemia minor yang jangan lupa untuk bisa mencatatnya di dalam dokumen medis mereka karena penyakit thalasemia yang menderita selama seumur hidupnya. Dan jika Anda mempunyai pasangan yang bukan hanya penyakit thalasemia, maka seluruh anaknya yang tidak akan menderita penyakit thalasemia. Dan bagaimanapun juga anak-anaknya sekitar 50% kasusnya yang beresiko bisa membawa sifat misalnya seperti orang tuanya. Jika anak dengan kasus penyakit thalasemia minor yang menikah dengan kasus penyakit thalasemia minor yang juga maka anak-anak mereka juga akan beresiko besar dalam menderita penyakit thalasemia mayor sekitar 25% dan penyakit thalasemia minor sekitar 50%. Penderita penyakit thalasemia dan sebaiknya Anda melakukan konseling lewat genetik jika memang merencanakan untuk masalah punya anak/
  2. Thalasemia mayor
    Penyakit thalasemia mayor yang merupakan salah satu bentuk kelainan darah yang terjadi dengan cukup berat. Penyakit thalasemia mayor yang tidak bisa memproduksi sel darah merah yang juga cukup sedangkan penghancuran dari sel darah merah berlebihan. Penderita penyakit thalasemia mayor yang harus menjalani suatu transfusi darah selama seumur hidup mereka.

Gejala Thalasemia

Gejala dari penyakit thalasemia adalah :

  1. Pucat,  biasanya yang akan terlihat pucat adalah telapak tangan, bagian ujung jari, kelopak mata dan juga bagian bawah.
  2. Lemah serta mengalami lesu dan kelelahan
  3. Sesak nafas
  4. Penyakit anemia
  5. Perut akan semakin membesar hal ini disebabkan karena terjadinya pembengkakan pada limpa serta hati.

Pengobatan yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan transplantasi susum tulang. Melakukan transplantasi pada sumsum tulang adalah salah satu bentuk penemuan yang paling baru dalam menyembuhkan penyakit thalasemia namun mempunyai efek samping yang sifatnya tidak ringan. Selain itu, donor sumsum tulang yang biasanya bisa didapatkan dari saudara kandung mereka.

Faktor Penyebab Thalasemia

Cara Pemesanan Jeli Gamat Luxor – Obat Thalassemia
Membantu Pengobatan Thalassemia

Harga Jeli Gamat Luxor Obat Thalasemia 1 botol Isi 350 ml = Rp. 235.000,-/ botol

Cara Pemesanan Obat Thalasemia : SMS ke 0852-1617-3280, tuliskan : Pesan Jeli Gamat Luxor Obat Thalasemia, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap (untuk menentukan ongkos kirim)

Obat Thalasemia

Posted in Obat Thalasemia | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Untuk Thalasemia

Pengobatan Untuk ThalasemiaPenyakit thalasemia merupakan penyakit kelainan darah yang diakibatkan oleh keadaan sel darah merah yang mudah rusak atau yang sel darah yang memiliki siklus pendek dari sel darah normal (120 hari). Akibat yang terjadi jika sel darah rusak tubuh mudah mengalami anemia (kekurangan sel darah merah), cepat merasa lelah, insomnia, infeksi yang terjadi berulang-ulang, sakit kepala dan keseimbangan tubuh yang mulai menurun.

Pengobatan Untuk Thalasemia

Pengobatan Untuk Thalasemia

Penyakit Thalasemia

Penyakit thalasemia jugua disinyalir disebabkan oleh ketidakmampuan sumsum tulang dalam membentuk protein yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi hemoglobin (Hb). Hemoglobin merupakan protein yang kaya akan zat besi yang berada di dalam sel darah merah dan berfungsi penting sebagai media pembawa oksigen dari organ paru-paru ke seluruh bagian organ tubuh sebagai energi. Penyakit thalasemia juga disebabkan oleh faktor genetik dari rusaknya sel darah merah akibat gen dari orangtua yang memiliki latar belakang penyakit thalasemia itu sendiri.

Thalasemia banyak melanda bayi yang baru lahir atau anak-anak dengan rentan usia kurang lebih sampai 12 tahun. Namun tak menutup kemungkinan pula thalasemia ini juga dapat menyerang orang dewasa bahkan usia lanjut. Penderita thalasemia membutuhkan transfusi darah secara berkala yang disesuaikan dengan jenis thalasemia yang diderita.

Penderita thalasemia memerlukan Pengobatan Untuk Thalasemia dengan transfusi darah yang mengandung sel darah merah yang sehat guna untuk bertahan hidup. Jika penderita thalasemia terlambat ditangani atau terlambat mendapatkan pasokan darah akan berakibat fatal dalam kehidupannya hingga mengancam jiwa.

Pencegahan Penyakit Thalasemia

Untuk mencegah terjadinya penyakit thalasemia yang tidak hanya terjadi pada anak, orang dewasa pun memiliki risiko yang sama. Untuk mengetahui ada tidaknya penyakit thalasemia dengan memperlajari gejala umum atau ciri -ciri terkena thalasemia yang gejalanya hampir sama dengan anemia.

Untuk memastikan penyakit thalasemia, perlu dilakukan Pengobatan Untuk Thalasemia dengan suatu pemeriksaan yang dinilai dari segi nilai atau jumlah kadar hemoglobin yang dimiliki. Para penderita thalasemia memiliki harapan hidup yang minim dilihat dari kondisi fisik, ketersediaan donor darah dan faktor biaya. Penderita thalasemia memerlukan transfusi darah dan perawatan yang rutin dengan tujuan menjaga agar kadar hemoglobin di dalam tubuhnya berada pada kisaran kurang lebih 12 gr/dl dan menjalani pemeriksaan feritin serum untuk mengontrol zat besi di dalam tubuh.

Sebagai upaya dari pencegahan penyakit thalasemia ini juga perlu memperhatikan kebiasaan hidup, pola makanan dan istirahat yang cukup. Dengan menghindari makanan yang diasinkan dan produk yang diasamkan, serta jenis makanan dan minuman yang difermentasikan yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi di dalam tubuh.

Selain dengan transfusi darah, ada cara Pengobatan Untuk Thalasemia lain untuk menyelamatkan nyawa penderita thalasemia yakni dengan cara operasi donor sumsum tulang, dimana sumsum tulang belakang merupakan organ penghasil hemoglobin atau sel darah merah serta dengan menggunakan teknologi sel punca, yakni sel-sel yang punca yang akan berkembang menjadi sel darah merah yang sehat.

Jika upaya pengobatan ditempuh dengan jalan melakukan operasi pendonoran sumsum tulang, tentunya akan memiliki risiko atau efek samping dari seseorang yang mendonorkan sumsum tulang belakangnya.

Efek yang terjadi apabila melakukan donor sumsum tulang belakang untuk thalasemia

Umumnya, ketika usai mendonorkan sumsum tulang belakangnya, si pendonor akan mengalami penyakit komplikasi atau dampak buruk dari operasi donor sumsum tulang belakang seperti :

  • Si penderita akan mengalami amnesia parsial jika kadar kecocokan sumsum tulang belakang melebihi dari 50 %
  • Jika kurang dari 50 % pendonor sumsum tulang belakang akan mengalami kelumpuhan yang bersifat permanen.
  • Namun, apabila pendonor sumsum tulang belakang adalah mereka satu kandung dengan si penderita, maka pendonor sumsum tulang akan mengalami amnesia parsial dan kelumpuhan yang bersifat permanen.

Pengobatan Thalasemia

Hingga saat ini masih belum diketahui pengobatan untuk thalasemia yang bisa membantu menyembuhkan penyakit thalasemia secara permanen. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan transfusi darah. Perhatian akan pemerintah mengenai penanganan penyakit thalasemia ini direalisasikan dengan SK Menkes 2011 yang membuat biaya pemeriksaan dari kadar feretin yang dibagikan secara gratis. Hal ini sangat membantu oleh penderita penyakit thalasemia. Karena bahaya yang paling besar terjadi adalah penyakit thalasemia ini mengenai penumpukan pada zat besi yang ada di dalam darah yang jika ini kadarnya tinggi dan juga meningkat maka akan bisa mengakibatkan suatu komplikasi dari penyakit thalasemia yang bisa berujung dengan kematian pada si pasien.

Selain pengobatan serta pencegahan dari penyakit thalasemia ini ke dalam langkah-langkah medis, adalah salah satu pemberian semangat dan juga motivasi. Misalnya adalah dengan mengatakan bahwa tidak adanya suatu penyakit apapun juga tidak ada obatnya. Hal ini biasanya akan membantu para pasien penderita penyakit thalasemia untuk bisa berpikiran bahwa mereka tidak mempunyai kualitas atau harapan hidup seperti oran lain setelah mendapatkan mereka positif mengalami penyakit thalasemia. Juga disebabkan karena perkembangan pada teknologi kedokteran secara dewasa ini serta pemberian dari obat-obatan yang bisa mengurangi terjadinya suatu infeksi, sehingga penderita dari penyakit thalasemia bisa mendapatkan suatu kehidupan yang lebih baik dan lebih panjang lagi.

Pengobatan Untuk Thalasemia

Cara Pemesanan Jeli Gamat Luxor – Obat Thalassemia
Membantu Pengobatan Thalassemia

Harga Jeli Gamat Luxor Obat Thalasemia 1 botol Isi 350 ml = Rp. 235.000,-/ botol

Cara Pemesanan Obat Thalasemia : SMS ke 0852-1617-3280, tuliskan : Pesan Jeli Gamat Luxor Obat Thalasemia, Jumlah Botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap (untuk menentukan ongkos kirim)

Obat Thalasemia

Posted in Obat Thalasemia | Tagged , , , , , , , | Leave a comment